PENDAMPINGAN PENERAPAN 5S UNTUK PENGELOLAAN BANK SAMPAH YANG EFISIEN DAN EFEKTIF BAGI IBU-IBU PKK WONOKROMO I PLERET BANTUL

Yasrin Zabidi

Abstract

Pemasalahan yang dihadapi oleh ibu-ibu PKK Wonokromo I dalam pengelolaan bank sampah adalah proses pemilahan sampah belum berjalan dengan baik, masih banyak sampah yang tercampur dan masih belum tertata rapi, tempat kerja pemilahan yang kurang bersih, terkesan berantakan dan kurang terawat, kurangnya pemahaman dan kemampuan Ibu-ibu PKK dalam mengelola bank sampah yang efisien dan efektif. Solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pendampingan bagi ibu-ibu PKK Wonokoromo I dalam mengelola bank sampah agar efisien dan efektif melalui pelatihan penerapan konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) atau 5 R (Ringkas, Rapi, resik, Rawat, Rajin) dan studi banding ke bank sampah yang telah menerapkan 5S. Ketercapaian dari kegiatan ini adalah Ibu-ibu PKK Wonokromo I dapat menjelaskan dengan baik tentang konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) atau 5 R Ringkas, Rapi, resik, Rawat, Rajin), dapat memilah dan menempatkan sampah yang dapat didaur ulang sesuai jenis atau bentuknya, dapat  menyediakan wadah/keranjang/tong yang untuk menyimpan sampah daur ulang yang telah di pilih sesuai jenisnya, dapat menempatan wadah/keranjang sampah daur ulang telah dipilah dengan rapi, memberi label pada wadah/keranjang sampah yang dapat didaur, dapat membersihan wadah/keranjang sampah, tempat kerja pemilahan, dan penampungan secara rutin, dapat membuat SOP pengelolaan sampah  dan jadwal perawatan peralatan yang digunakan, dapat membuat jadwal pengumpulan, pemilahan, penyetoran sampah dan semua anggota mampu menjalankan seluruh tahap 5S agar 5S menjadi budaya ibu-ibu PKK dalam mengelola bank sampah.

 

Keywords

Bank Sampah, 5S, 5R

References

Asteria, D., & Heruman, H. (2016). Bank sampah sebagai alternatif strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Tasikmalaya (Bank Sampah (Waste Banks) as an alternative of community-based waste management strategy in Tasikmalaya). Jurnal manusia dan lingkungan, 23(1), 136-141.

Bachtiar, H. (2015). Pengembangan bank sampah sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah (studi pada koperasi bank sampah Malang). Jurnal Administrasi Publik, 3(1), 128-133

Indrawati, R., Hindarti, F., & Puspitasari, A. (2020). Diseminasi Teknologi Pengolahan Sampah Terpadu di Kabupaten Purworejo. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 3(1), 81-90.

Osada, Takashi. 2004. Sikap Kerja 5S. Jakarta : PPM.

Rohmawati, D., 2015, Kewiralembagaan dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Bank Sampah Gemah Ripah, Badegan, Bantul, Jurnal Studi Pemuda, 4 (2)

Setyaningrum, I., 2015, Karakteristik Pengelolaan Sampah Oleh Masyarakat Melalui Bank Sampah, Jurnal Teknik PWK,4 (2),

Shentika, P. A. (2016). Pengelolaan Bank Sampah di Kota Probolinggo. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 8(1), 92-100.

Styana, U. I. F., Hindarti, F., Ardito, M. N., & Cahyono, M. S. (2019). Penerapan Teknologi Pengolahan Sampah Plastik menjadi Bahan Bakar Minyak untuk Mengatasi Masalah Sampah di Kota Bandung. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(1), 1-6

Suryani, A. S. (2014). Peran bank sampah dalam efektivitas pengelolaan sampah (studi kasus bank sampah Malang). Jurnal Aspirasi, 5(1), 71-84.

Theresia, 2018, Pelatihan dan Pendampingan 5R Pengelolaan Lingkungan Kerja Bank Sampah TPS3R Vipamas Kelurahan Bambu Apus, Technopex-2018, ISSN 2654-489X (314-319)

Article Metrics

Abstract view: 38 times
Download     : 14   times

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.