APLIKASI METODE INTERPOLASI INVERSE DISTANCE WEIGHTING DALAM PENAKSIRAN SUMBERDAYA LATERIT NIKEL (Studi kasus di Blok R, Kabupaten Konawe-Sulawesi Tenggara)

Hendro Purnomo

Abstract

Abstrak. Inverse Distance Weighting (IDW) adalah salah satu metode interpolasi untuk menaksir suatu nilai pada lokasi yang tidak tersampel berdasarkan data disekitarnya. Metode ini sering digunakan dalam kegiatan eksplorasi karena dalam proses perhitungannya lebih sederhana dan mudah difahami. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran bijih limonit secara lateral dan potensi sumberdaya nikel, dengan menggunakan metode IDW untuk menaksir kadar Ni dan ketebalan zona mineralisasi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data hasil pengebeboran prospeksi sebanyak 60 titik bor. Parameter power yang digunakan dalam proses interpolasi adalah 1, 2, 3, 4 dan 5. Untuk memilih nilai power yang terbaik digunakan parameter Root Mean Square Error (RMSE) yang diperoleh dari prosedur cross validation. Berdasarkan nilai RMSE terkecil diperoleh bahwa metode IDW dengan power 1 adalah yang terbaik. Dengan asumsi nilai cut-off grade adalah 1,2% Ni dan densitas limonit 1,6 ton/m³, hasil estimasi sumberdaya pada zona limonit adalah 151,7 juta ton bijih dengan kadar rata-rata 1,45% Ni atau setara dengan ± 2,2 juta ton logam nikel. Peta sebaran bijih menunjukkan bahwa potensi tambahan sumberdaya masih terbuka kearah selatan dan barat laut dari daerah penelitian.

Keywords

IDW, interpolasi, limonit, power, RMSE.

References

Almasi, A., Jalalia, A., Toomanian, N., 2014, Using OK and IDW Methods For Prediction The Spatial Variability Of A Horizon Depth and OM in Soils of Shahrekord, Iran. Journal of Environment and Earth Science, Vol.4, No 15.

Brand, N.W., Butt, C.R.M., Elias, M., 1998, Nickel Laterite: Classification Features. AGSO Journal of Australia Geology & Geophysics, 17(4), 81-88.

Elias, M., 2002, Nickel Laterite Deposit – A Geological Overview, Resources and Exploration. Centre for Ore Deposit Research, University of Tasmania, Hobart, Special Publication 4, pp 205-220.

Gotway, C.A., Ferguson, R.B., Hergert, G.W., Peterson, T.A., 1996, Comparison of Kriging and Inverse Distance methods for mapping soil parameters. Am. J. Sci. 60, 1237-1247.

Isaaks, E.H. and R.M. Srivastava., 1989, Applied Geostatistics. Oxford University Press, New York.

Kravcencho, A.N., Bullock, D.G., 1999, A Comparative Study Of Interpolation Methods For Mapping Soil Properties. J. Agronomy 91, 393-400.

Olea, R.A., 1999, Geostatistics for Engineers and Earth Scientists. Kluwer Academic Publishers, London, UK.

Robinson, T.P., Metternicht, G., 2006, Testing the performance of spatial interpolation techniques for mapping soil properties. Computer and Electronics in Agriculture 50, pp 97-108.

Simanjuntak, T.O., Rusmana, E., Supandjono, J.B., 1993, Peta Geologi Lembar Bungku. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi, Bandung.

Sundari, W., 2012, Analisis Pada Eksplorasi Bijih Nikel Laterit Untuk Estimasi Cadangan dan Perancangan PIT Pada PT. Timah Eksplomin di Desa Baliara Kecamatan Kabaena Barat Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara.

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) Periode III, Yogyakarta.

Van Leewen, T.M and Peters, P.E., 2011, Minerals Deposits of Sulawesi.

Proceeding of The Sulawesi Minerals Resources, Seminar MGEI-IAGI.

Yasrebi, J., Saffari, M., Fathi, H., Karimian, N., Moazallahi, M and Gazni, R., 2009, Evaluation and Comparison Of Ordinary Kriging and Inverse Distance Weighting Method For Prediction Of Spatial Variability Of Some Soil Chemical Parameters. Research Journal of Biological Science 4(1): 93-102.

Voltz, M., Webster, R., 1990, A Comparison of Kriging, Cubic Splines and Classification for Predicting Soil Properties from Sample Information. J. Soil Sci. 41, 473-490.

Weber, D., Englund, E., 1994, Evaluation and Comparison Of Spatial Interpolators II. Math. Geol. 26, 589-603.

Article Metrics

Abstract view: 185 times
Download     : 711   times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.